Kisah Dongeng Atau Cerita Anak Untuk Memberikan Motivasi Dan Pelajaran Tentang Kebaikan

Kisah Sang Kancil Dan Buaya Yang Rakus

Kisah Sang Kancil Dan Buaya : Pada suatu hari ada seekor kancil yang sedang kehausan dan ingin minum ke sebuah sungai, tapi dia ragu karena tau kalau di sungai tersebut hidup binatang buas bernama buaya.Karena rasa haus yang tidak dapat tertahankan lagi sang kancilpun mencoba berpikir bagaimana caranya agar dapat minum di sungai itu.

Sambil berpikir sang kancil berkata sebaiknya aku coba letakkan kakiku di air untuk membuktikan apakah ada buaya yang siap siaga menerkam atau tidak, namun tiba tiba ia tersadar dan berkata dalam hati nanti kalau ada buayanya aku pasti mati, ahaaaa mendingan di coba pakai ranting pohon aja jadi kalau benar benar ada buaya yang lagi terjaga dan menerkamku yang kenakan rantingnya bukan kakiku. ( di dasar air sang buaya sudah siap siap akan menerkam kancil )

Dongeng Kancil Dan Buaya

Maka sang kancil mengambil ranting dengan mulutnya dan memukulkan ranting tersebut ke air, lalu tiba tiba sang buaya menerkam ranting tersebut dan langsung membawa ke dasar air hingga tenggelam.

Kancilpun kaget bukan kepalang, namun ia merasa lega karena yang di sergap buaya adalah ranting kayu tadi. Dari pinggir sungai kancil berteriak kepada buaya yang lapar itu:

Hai buaya..kamu tidak bisa membedakan ya mana kaki dan mana ranting kayu? hahahahaha lalu sang kancil buru buru beranjak ke tempat lain dan minum air sepuasnya kemudian meninggalkan buaya yang kecewa dan marah.

Sang buaya sangat sakit hati dan sangat marah terhadap kancil karena telah di tipu dengan ranting pohon yang di kiranya kaki kancil tersebut, dan buayapun berjanji dalam hati akan memakan sang kancil bila suatu waktu nanti bertemu lagi.

Pada hari berikutnya sang kancil kembali ke pinggir sungai karena ia sangat ingin memakan buah buahan yang lezat di seberang sungai tersebut, namun sungai selalu di penuhi oleh buaya buaya yang buas dan lapar. 

Tiba tiba di tengah tengah sungai kancil melihat seperti ada kayu besar yang mengapung dan dapat di gunakan untuk menyeberang, tapi kancil tau kalau itu bukan kayu melainkan buaya yang sedang mengambang berjemur sambil menunggu mangsa, kancil tidak mau dirinya di makan oleh buaya karena kecerobohan tersebut.

Sang kancilkan Bijak dan Cerdik.!
Nah bagaimana menurut kamu apakah sang kancil akan berhasil menyeberangi sungai ?
Apa yang akan di lakukan kancil untuk dapat menyeberangi sungai tersebut ?

Selang beberapa lama kancil berpikir akhirnya ia mendapatkan ide bagaimana bisa menyeberang dengan selamat tanpa di makan oleh buaya yang buas di dalam sungai. tiba tiba kancilpun berteriak memanggil buaya.

Buaya....Ooo..Buayaaaa

Kancil Dan Buaya

Buayapun timbul dan menyapa sang kancil hallo kancil..kancilpun menjawab hallo juga buaya. Buaya : Apakah kau datang untuk menyerahkan diri menjadi santapan aku
Kancil : Tentu saja tidak, aku datang ingin menyampaikan pesan dari raja.
Buaya : Apaa dari raja???? memangnya raja mesan apa ??
Kancil : Raja mengundang semua hewan di hutan ini untuk mengikuti pesta termasuk semua buaya di sungai ini.
Buaya :  benarkah???
Kancil : ia benar dan raja menyuruhku untuk menghitung berapa jumlah semua buaya di sini agar dapat menyiapkan makanan yang cukup untuk kalian.
Buaya : Benarkah...katakan pada kami apa yang harus di lakukan..tapi kamu jangan berbohon.!
Kancil : Baiklah kalian semua buaya harus berbaris sejajar dari pinggir sungai ini sampai ke seberang sungai itu.
Buaya : Baiklah.

Sang buayapun mulai berbaris sejajar dari tepian sungai di mana kancil berdiri hingga keseberang sungai tempat buah buahan yang ingin di tuju oleh si kancil. Kancilpun mulai menghitung buaya satu persatu sambil melompati punggung buaya yang berbaris.

Satu...dua...tiga...dan seterusnya hingga sang kancil berhasil menyeberang dengan selamat ke tempat buah buahan yang lezat itu. Lalu buayapun bertama, ada berapakah jumlah kami semuanya wahai kancil???? 

Kancil menjawab dengan senang hati, kalian semua ada 15 ekor buaya bodoh. Aku hanya ingin menyeberangi sungai ini dengan selamat karena aku suka makan buah buahan di sini, sambil tertawa sang kancil berlari meninggalkan buaya yang sangat emosi dan marah namun tidak dapat berbuat apa apa setelah 2 kali di bohongi oleh sang kancil. Baca Kisah Dongeng selanjutnya  Kisah Sang Kancil Dan Kerbau Yang Dungu.
= TAMAT =

Pesan moral:
Dalam hidup kita haruslah berhati hati, pintar dan cerdik seperti kancil namun cerdik dan pintarlah untuk kebaikan bukan untuk keburukan apa lagi untuk mencelakai orang lain. Itu sangat di larang agama dan berdosa. Buaya memiliki sifat licik makanya kancilpun harus cerdik untuk mengalahkan kelicikan buaya tersebut.

Sekian dulu Kisah Sang Kancil Dan Buaya kali ini ya, nanti kalau ada waktu luang akan kami sambung dengan kisah dongeng yang menarik lainnya. Jangan lupa bantu bagikan atau share artikel ini agar dapat di baca oleh teman teman lain dan menjadi bacaan kisah inspirasi bagi mereka juga. Amal ibadah yang murah mudah tapi berkelanjutan adalah ilmu yang berguna bagi orang lain dan terus menerus di pakai jadi bagikan Dongeng Anak Bermanfaat ini, semoga menjadi amal ibadah kita nanti amiin.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Kisah Sang Kancil Dan Buaya Yang Rakus

0 komentar:

Posting Komentar