Kisah Dongeng Atau Cerita Anak Untuk Memberikan Motivasi Dan Pelajaran Tentang Kebaikan

Sang Kancil Dan Ular Yang Licik

Sang Kancil Dan Ular Yang Licik : Teman teman yang pintar dan baik hatinya, cerita kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya tapi masih tentang kisah sang kancil yang bijak dan cerdik juga sih, yang pastinya seru deh dan penuh dengan pelajaran moralnya.

Ok sebelum kita lanjut dengan ceritanya apakah teman teman sudah membaca cerita dongeng sebelumnya? kalau belum baca sebaiknya di baca dulu ya biar makin seru, nih daftar judul ceritanya di bawah ini :
Kisah Sang Kancil Dan Buaya Yang Rakus
Kisah Sang Kancil Dan Kerbau Yang Dungu
Harimau Yang Sombong Dan Bodoh Bagian 1
Harimau Yang Sombong Dan Bodoh Bagian 2
Kisah Kancil Dan Harimau Yang Serakah

Ular Yang Licik

Kisah dongeng kita kali ini menceritakan sang kancil dan ular sawah yang pintar tapi licik karena ia menggunakan kepintarannya untuk menjatuhkan orang lain. Siang itu di dalam cuaca yang sangat panas kancil sedang minum di pinggiran sungai tiba tiba ia terdengar suara tangisan dari dalam semak semak.

Kancilpun penasaran dan mencari sumber suara tangisan tersebut sambil sesekali berkata, halloo siapa sih yang nangis siang siang begini. Beberapa saat mencari akhirnya kancil menemukan siapakah yang sedang menangis tadi, ternyata sang ular di atas dahan pohon menangis pilu.

Dengan lemah lembut kancil berkata "wahai ular mengapakah kamu menangis?"
"Telur telur aku hilang padahal baru sebentar aku tinggalkan untuk mencari makan ini pasti perbuatan biawak yang beberapa hari ini berkeliaran di sekitar sini" kata sang ular.

Kancil yang bijak tau kalau tidak ada biawak di dalam hutan tersebut namun ia tidak meributkan itu karena ular terus manangis dan meminta tolong untuk mencarikan telur telurnya. Dengan sedikit berat hati kancilpun setuju untuk membantu. Merekapun berpencar mencari telur sang ular mengitari hutan tersebut. ( Sebenarnya ular sawah memiliki rencana licik untuk menangkap sang kancil sebagai santapannya )

Sekian lama mencari tidak juga mereka temui telur ular, tibalah pada suatu lokasi yang jarang di lalui oleh hewan hewan lain yaitu tempat yang sudah di rencanakan oleh ular sawah yang licik untuk menyergap kancil.

Kancil yang iklas menolong sangat serius mencari telur telur tersebut tiba tiba dari arah belakang sang ular menyergapnya, kaget bukan kepalang namun apa daya kancil sudah masuk dalam perengkap ular dan ia di lilit oleh ular sawah yang besar tersebut.

Kancil Dan Ular Sawah

Semakin berusaha meronta semakin kuat lilitan ular sawah tersebut, sambil tertawa sang ular berkata teruslah meronta, semakin kuat kau meronta akan semakin cepat dirimu mati dan cepat pula aku memakan dirimu hahahahahahahaha.

Dalam keadaan terlilit kancil berpikir, bagaimanakah caranya untuk lepas dari lilitan ular dan apakah kelemahan ular sawah ini. Dalam ke kalutan tersebut ia melihat ujung ekor ular sawah yang selalu bergerak dan tidak pernah melilit. Ular sawah hanya melilit menggunakan badannya saja namun tidak ujung ekornya oleh karena itu kancil yakin kalau ujung ekor ular tersebut adalah tempat kelemahan sang ular sawah.

Setelah mendapatkan kelemahan ular kancilpun mengatur siasat dengan berkata “selamat ya ular karena kau adalah satu satunya binatang yang berhasil menipu aku dan sebelum kau memakan diriku izinkan aku bersalaman dengan dirimu untuk mengucapkan selamat atas keberhasilanmu.

Ular yang merasa sudah berhasil menangkap kancil dan sebentar lagi akan memakannyapun berkata “baiklah tapi bagaimana aku menyalamimu? Kan tubuhmu dalam keadaan terbelit?”
Kata kancil “mudah saja cukup dengan kau elus kepalaku 3 kali dengan ujung ekormu itu.

Dongeng Kancil Dan Ular Sawah

Tanpa berpikir lagi ularpun langsung mengelus kepala kancil dengan ujung ekornya, elusan pertama, elusan ke dua hinggalah elusan ke tiga kepala sang kancil bergerak cepat dengan menggigit sekuat tenaga ujung ekor sang ular. Ularpun menjerit sejadi jadinya karena kesakitan yang teramat sangat.

Lepaskan aku lepaskan aku kata sang ular, namun kancil tidak mau melepaskan gigitannya karena ia juga sedang terlilit tubuh ular tersebut. Selang beberapa waktu akibat gigitan kancil pada ujung ekor ular sawah tersebut, sang ularpun jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri. Baca kisah lanjutannya dengan judul Harimau Dan Tali Pinggang Ajimat.

Akhirnya kancilpun terlepas dari marabahaya yang hampir saja membuat ia menjadi santapan ular sawah. Demikianlah kisah dongeng Sang Kancil Dan Ular Yang Licik semoga teman teman mendapatkan manfaat moral dari kisah dongeng ini. 

Pesan Cerita :
Janganlah kamu memiliki sifat licik seperti ular yang jahat yang mencelakai kancil demi memenuhi keperluannya sendiri. Berusahalah dengan jujur tidak perlu berbohong karena berbohong adalah sifat buruk yang mengakibatkan kamu berdosa dan tidak di senangi orang lain.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sang Kancil Dan Ular Yang Licik

1 komentar:

  1. Wow, fantastic blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look easy. The overall look of your web site is fantastic, let alone the content! facebook sign in

    BalasHapus